Home » Info Jasa Olah Data » Langkah-Langkah Uji Student T Test di Excel

Langkah-Langkah Uji Student T Test di Excel

  • by
anova excel

Mempelajari perihal ilmu statistik seperti uji student t test di excel tidak pernah ada ruginya. Karena ilmu-ilmu yang digunakan dalam statistik sangat berfungsi untuk digunakan di dalam berbagai konsep penelitian. Apakah anda sedang mencari informasi terkait uji student t test? Yuk, simak ulasan jasa olah data USH Indonesia berikut ini untuk mengetahui langkah-langkah melakukan uji student t test menggunakan MS. Excel. MS Excel merupakan aplikasi yang sangat mudah digunakan. Terlebih aplikasi ini merupakan bawaan windows yang biasanya sudah tersedia di laptop baru sekalipun. Sehingga anda tidak perlu membayarnya seperti aplikasi berbayar lainnya.

Student T Test Menggunakan Excel

Uji Student T Test tidak hanya dapat dilakukan dengan aplikasi SPSS dan R saja, melainkan dapat pula dilakukan menggunakan aplikasi bawaan windows yaitu Excel. Perhitungan menggunakan MS Excel dapat dikatakan sebagai perhitungan manual student t test atau one sample t test. Perhitungan yang akan dijelaskan berikut ini merupakan perhitungan berdasarkan rumus student t test.

uji student t test di excel

Siapkan Materi/Data

Sebelum mengetahui bagaimana langkah-langkah perhitungannya, anda perlu menyiapkan data atau materi yang digunakan untuk perhitungan. Kami akan memberikan contoh masalah sebagai berikut:

Apakah tinggi badan sampel saya berbeda bermakna dengan tinggi badan standar nasional di Indonesia? Ketika anda hendak menguji tentang perbedaan mean (rerata) tinggi badan menggunakan sampel dengan jumlah responden sebanyak 20 orang sedangkan tinggi badan standar nasional ialah 165 cm.

Student test memiliki asumsi normalitas, sehingga anda perlu memastikan sebelumnya apakah data yang digunakan tersebut sudah terdistribusi normal menggunakan uji normalitas atau belum. Anda bisa mempelajarinya dengan menggunakan tutorial uji normalitas yang tersedia di internet, seperti di blog inprolink: uji normalitas dengan menggunakan excel

Langkah-Langkah Uji Student T Test di Excel

Berikut merupakan cara atau langkah-langkah uji student t test menggunakan MS Excl yang terbagi menjadi beberapa tahap. Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini:

Tahap pertama:

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan ialah dengan membuka aplikasi MS. Excel kemudian memasukkan data tinggi badan yang ingin anda hitung tersebut pada Cell B6 hingga B25.
  2. Kemudian di cell D11, anda perlu memasukkan formula atau rumus berikut: =COUNT(B6:B25). Formula tersebut berarti kita sedang menghitung banyaknya sampel yang kita gunakan (N).
  3. Selanjutnya, anda perlu memasukkan atau menentukan Batas Kritis atau Alpha penelitian misalnya 0,05 di bagian cell G9.
  4. Pada Cell E11 anda perlu memasukkan formula berikut: =AVERAGE(B6:B25). Formula tersebut berarti kita sedang menghitung mean atau rata-rata dari kelompok sampel ataupun responden yang kita uji.
  5. Cell F11 perlu anda isi dengan formula berikut: =STDEV.S(B6:B25). Formula tersebut mengartikan bahswa kita sedang mencari standar deviasi dari sampel yang kita gunakan.
  6. Selanjutnya anda perlu memasukkan formula =F11/SQRT(D11) pada cell F11. Dengan formula tersebut kita dapat mengetahui standar error of mean dari sampel yang kita gunakan.
  7. Langkah yang ketujuh, anda bisa mengisikan G17 dengan mean spesifik atau mean hypothesis. Arti dari mean spesifik ataupun mean hypothesis ini bermakna sebagai mean perbandingan.
  8. Formula yang harus anda masukkan berikutnya ialah: =E11-G17 pada cell H11. Pemasukan formula tersebut berarti anda sedang melakukan perhitungan selisih atau besarnya perbedaan antara mean spesifik yang telah kita tentukan (disini kita menggunakan tinggi standar nasional yaitu 165 cm) dengan mean kelompok dari data sampel yang kita gunakan.
  9. Selanjutnya, untuk menghitung nilai T hitung anda perlu memberikan formula di cell I11. Formulanya ialah sebagai berikut: =(E11-G17)/G11.
  10. Untuk menentukan nilai DF atau Degree of Freedom yaitu menggunakan rumus N-1 yang berate banyaknya sampel-1. Maka anda perlu memasukkan formula: =D11-1.
  11. Selanjutnya, anda perlu menghitung P Value Uji Student T Test 1 pihak (1 tailed). Untuk menghitungnya, anda perlu memasukkan formula: =TDIST(ABS(I11),J11,1) pada cell E19.
  12. Langkah ke dua belas, anda perlu memasukkan formula: =TINV(G9,J11) pada cell F19. Hal ini digunakan untuk menentukan t tabel uji 1 pihak pada DF N-1 serta probabilitas atau alpha yang sudah ditentukan pada cell G9.
  13. Kemudian di Cell I19, anda perlu memasukkan formula: =IF(E19<G9, “Sig”,”No Sig”). Formula tersebut digunakan untuk mempermudah kita dalam mengambil keputusan hipotesis uji 1 pihak. Kesimpulannya berupa hipotesis uji 1 pihak menerima H1 atau adanya perbedaan bermakna mean sample dengan mean spesifik yaitu menggunakan tinggi badan standar nasional 165 cm.
  14. Langkah yang terakhir dalam tahap pertama ini ialah menghitung P Value uji student tes 2 pihhak (2 tailed) dengan memasukkan formula: =TDIST(ABS(I11),J11,2) pada cell E20.

Tahap Kedua:

Berikut merupakan lanjutan dari tahap pertama yang harus anda lakukan dalam melakukan uji student t test menggunakan MS Excel.

  1. Pada tahap kedua ini, anda perlu memasukkan formula: =TINV(G9*2,J11) di cell F20. Pemasukan formula ini berarti kita sedang menentukan t tabel uji 2 pihak pada DF N-1 serta probabilitas atau Alpha yang telah ditentukan di cell G9.
  2. Selanjutnya, anda perlu memasukkan formula: =E11-F19*G11 di cell G20. Dengan memasukkan formula tersebut, berarti kita sedang menentukan batas bawah di daerah penerimaan. Berdasarkan perhitungan berarti hasilnya sebesar 155,833. Kemudian kita bisa melihat bahwa angka tersebut berada di bawah nilai mean spesifik yang kita bandingkan yaitu 165. Sehingga hipotesis uji 1 pihak yang telah menyatakan bahwa mean tinggi badan pada sampel tidak melebihi angka 165 cm dimana angka tersebut merupakan tinggi badan standar nasional dan terbukti bahwa keputusannya ialah menerima H1.
  3. Langkah keempat yang perlu anda lakukan di tahap kedua ini ialah memasukkan formula: =E11+F19*G11 di cell H20. Dengan memasukkan formula tersebut berarti kita sedang menentukan batas atas daerah penerimaan yang hasilnya ialah 164,467. Angka tersebut berada di bawah nilai dari mean spesifik yang telah kita tentukan sebagai perbandingan yaitu 165 cm. sehingga hipotesis pada uji 1 pihak yang telah mengatakan bahwa mean tinggi badan sampel telah melebihhi tinggi badan standar nasional yaitu 165 cm ialah tidak terbukti dan keputusan menerimanya ialah H0.
  4. Langkah yang terakhir di tahap kedua ini ialah anda perlu memasukkan formula berikut: =IF(E20<G9,”Sig”,”No Sig”) pada cell I20. Hal ini dapat mempermudah kita untuk mengambil keputusan hipotesis pada uji 2 pihak. Dimana kesimpulan hipotesis uji 2 pihak menerima Ha/H1 ataupun ada perbedaan bermakna mean sampel dengan menggunakan mean spesifik 165 cm. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa mean spesifik yang digunakan ialah tinggi badan dengan standar nasional. Kesimpulan tersebut ditentukan karena P Value<Alpha 0,05. Pembuktian yang lain ialah mean spesifik 165 cm berada di luar Nilai Lower serta Upper (Mean Spesifik>Upper dan Mean Spesifik>Lower).

Itulah berbagai tahap dan langkah-langkah yang mudah untuk melakukan perhitungan manual uji student tes menggunakan aplikasi bawaan windows yaitu MS Excel.