Home » Info Jasa Olah Data » Menghitung Koefisien Goodman Kruskall

Menghitung Koefisien Goodman Kruskall

koefisien goodman kruskall

Statistik adalah ilmu yang mempelajari terkait bagaimana cara untuk merencanakan, mengumpulkan, melakukan analisis kemudian menginterprestasikan hingga akhirnya bisa melakukan presentasi data. Orang seringkali menyebutkan bahwa statistic intinya adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan data. Dalam pekerjaan sehari-hari, pengolahan data statistic sangat dibutuhkan utamanya bagi perusahaan, penelitian dan berbagai lembaga. Dengan adanya statistic ini, maka data akan mudah dipresentasikan dan didapat hasil yang akurat dan bisa dibaca. Mempelajari statistic memang banyak yang menilai sulit untuk dipahami. Padahal, kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan statistic ialah dengan memahami kasusnya, memahami datanya dan memahami berbagai model uji. Hal ini penting agar nantinya didapat hasil uji statistic yang akurat.

Salah satu ilmu yang ada di statistic adalah koefisen goodman kruskall. Pernahkah anda mendengar salah satu jenis uji statistic ini? Yuk, simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut terkait koefisisen goodman kruskal berikut dengan cara menghitungnya!

Koefisien Goodman Kruskal

Istilah koefisesn goodman kruskall sebenarnya ialah koefisen korelasi yang digunakan dalam rangka melakukan penilaian tentang seberapa erat hubungan anotara dua variabel yang berskala ordinal. Dalam melakukannya, dibutuhkan tabel kontingensi r x c yang mana r atau c lebih dari 2 dengan skala pengukuran kedua peubah ordinal atau urutan.

Defisini Koefisien Goodman Kruskall

Lalu, apa sebenarnya definis dari koefisien goodman kruskall? Koefisien goodman kruskal ialah sebuah koefisen yang bisa menentukan berapa besarnya hubungan ataupun korelasi di antara dua variabel yang berskala data ordinal. Skala data memang adalah sebuah hal yang sangat penting untuk menentukan jenis analasis apa yang akan digunakan untuk melakukan sebuah uji. Selain itu, faktor lain yang harus dipenuhi adalah bentuk hipotesis yang jelas. Bentuk hipotesis yang jelas adalah kunci yang sangat mendasar agar pemilihian alat uji statistic menjadi benar dan akurat. Untuk itu, sebelum melakukan berbagai uji statistic jangan lupa untuk memahami dulu hal-hal terkait dengan skala data dan bentuk hipotesis.

Bagaimana Sifat Koefisien Goodman Kruskall

Koefisien goodman kruskall memang memiliki fungsi yaitu sebagai sebuah pengujian korelasi yang dilakukan pada data ordinal. Tentu hal ini hampir sama dengan beberapa saudaranya seperti spearman rho, kendall tau, dan somer’s d. Meski dinilai mirip, namun tentu uji goodman kruskall ini memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dengan saudara-saudaranya.

Adapun keunikan yang dimaksud adalah jenis uji ini bisa digunakan dan berfungsi untuk berbagai jenis kategori data seberapa besarpun kategori datanya. Selain itu, alat uji koefisien goodman kruskall ini tidak memerlukan spesifikasi seperti jenis alat uji analisis yang lain. Contohnya adalah uji spearman yang khusus dilakukan untuk pengujian kesesuaian diantara dua sampel data yang berasal dari subjek yang berbeda. Atau Kendall yang mirip dengan spearman namun lebih menggunakan data yang berpasangan. Data yang berpasangan adalah data yang berasala dari subjek yang sama. Adapun contoh lainnya adalah somer’s d yang mana uji ini khusus digunakan untuk data-data kategorik dengan rah tertentu. Maksudnya adalah yang menggunakan variabel terikat serta variabel bebas yang jelas.

Tutorial Uji Koefisien Goodman Kruskal

Berikut ini adalah inti dari artikel ini yaitu membahas mengenai tutorial untuk melakukan uji koefisien goodman kruskall. Simak ulasannya ya!

Ukuran asosiasi untuk menggunakan koefisien goodman kruskall ialah sebagai berikut:

G = (P – Q) / (P + Q)

P = Banyak Pasangan subyek yang konkordan

Q = Banyak Pasangan subyek yang diskordan.

Nilai G diantara –1 dan +1.

Contoh Uji Koefisien Goodman Kruskall

Contoh:

Dalam studi mempelajari hubungan diantara harga dan mutu produk bahan baku masak tertentu, mutu 180 produk dinilai sebagai buruk, sedang, baik. Hasilnya setelah dimulai mutu dan harga diperoleh sebagai berikut:

Koefisien Goodman

Koefisien Goodman

Carilah keeratan asosiasi  diantara dua peubah dengan koefisien G.

Kita hitung P sebagai berikut

P = 20(45 + 19 + 17 + 29) + 13(19 + 29) + 15(17 + 29) + 45(29) = 2200 + 624 + 690 + 1305 = 4819

Q = 12(15 + 45 + 10 + 17) + 13(15 + 10) + 19(17 + 10) + 45(10) = 1044 + 325 + 513 + 450 + 2332

G = (4819 – 2332) /  (4819 + 2332) = 0.3478.

 Itulah definisi serta cara melakukan uji koefisien goodman kruskall yang bisa kami berikan. Bagi anda yang membutuhkan informasi mengenai uji statistic lainnya, maka anda bisa membaca artikel kami di ujistatistikhalal.com. Nah, bagi anda yang juga memiliki berbagai permasalahan terkait olah data statistic, maka anda bisa meghubungi Uji Statistik Halal. Uji Statistik Halal akan membantu anda untuk menyelesaikan berbagai masalah pengolahan data yang anda miliki. Bagi anda yang ingin mengetahui berbagai informasi dan pengetahuan tentang statistic, maka anda bisa menyimak artikel kami seputar statistic lainnya di https://ujistatistikhalalal.com/. Yuk, tunggu apa lagi? Percayakan masalah statisticmu pada kami. Kami siap membantu apapun masalah statistic yang sedang anda hadapi.