Home » Info Jasa Olah Data » dunia usaha » Pentingnya Statistik Dalam Dunia Usaha

Pentingnya Statistik Dalam Dunia Usaha

Pentingnya Statistik Dalam Dunia Usaha

Apa yang Anda pikirkan ketika pertama kali mendengar istilah “Statistik”? Hal yang Anda bayangkan pertama kali tentu tentang hitung-hitungan atau sederetan angka bernilai tertentu, sehingga memerlukan skill khusus untuk memahami sekumpulan angka tersebut, bisa juga lewat berbagai macam bentuk diagram untuk menjelaskan suatu masalah tertentu. Jadi, secara umum statistik memiliki definisi sebagai kumpulan data berbentuk angka maupun yang lainnya disusun lewat diagram atau table yang berhubungan dengan persoalan tertentu.

Kali ini USH Jasa olah data jogja akan mengulas pentingnya statistik dalam dunia usaha

Bagaimana Pentingnya Statistik Dalam Perusahaan?

Statistika mempunyai peranan penting dalam bisnis di suatu perusahaan. Seperti kita ketahui, bahwa institusi bisnis biasanya terlibat dalam banyak aktivitas, dan di dalamnya ada beberapa faktor tertentu yang berpengaruh terhadap semua aktivitas tersebut. Dalam buku berjudul “Applied general statistiks” yang ditulis oleh Cowden dan Croxton mengungkapkan ada beberapa fungsi statistika bagi sebuah perusahaan, diantaranya :

Sistem Perencanaan Operasi

Segala aktivitas badan usaha dilakukan lewat pembuatan rencana atau planning terlebih dahulu. Pada perencanaan, badan usaha akan memprediksi semua kejadian yang bisa terjadi di waktu mendatang dan bagaimana berlangsungnya aktivitas-aktivitas tersebut misalnya untuk aktivitas digital marketing. Dalam pembuatan perencanaan ini, tentu saja manajemen tidak asal memperkirakan apa yang terjadi di masa mendatang tanpa dukungan fakta berdasarkan semua kejadian yang sudah dialai.

Dari sinilah pentingnya pembuatan analisis statistik, karena bisa membantu pihak manajemen menarik kesimpulan berdasarkan fakta-fakta untuk dijadikan pedoman dalam pembuatan rencana perusahaan.

Tanpa adanya dasar tentang analisis statistik, maka rencana aktivitas perusahaan yang ditetapkan tidak sesuai tujuan perusahaan. Hal ini dikarenakan hanya mengacu pada asumsi semata dan tak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Jika data menunjukkan mayoritas usia konsumen ialah remaja, tentu saja rencana marketing lewat pembuatan iklan majalah bagi ibu rumah tangga tidaklah tepat. Perencanaan lainnya misalnya perencanaan jalannya sebuah proyek, perencanaan tentang alur persediaan, dan perencanaan anggaran.

Penetapan Standar Perusahaan

Sebuah badan usaha berskala besar, tentu membutuhkan penetapan beberapa standar perusahaan supaya tetap efisien. Di samping itu juga berguna supaya kualitas hasil operasi perusahaan dapat terjaga baik. Semua standar ini harus ditetapkan berdasarkan kemampuan dari sumber daya maupun sesuai potensi yang telah dimiliki. Dari sinilah fungsi analisis statistik berjalan. Melalui analisis statistik, maka potensi perusahaan pun bisa terukur baik. Di samping itu, statistik juga bisa diaplikasikan saat perusahaan akan mengevaluasi semua standar untuk diperbaharui kembali.

Tanpa analisis statistik, maka standar yang akan ditetapkan tidak akan sesuai kondisi perusahaan. Dengan standar terlalu tinggi, mustahil dapat mencapai tujuan perusahaan sehingga bisa membuat semangat karyawan menurun, sementara penetapan standar terlalu rendah bisa membuat kinerja tidak maksimal. Adapun maksud dari standar tersebut misalnya standar untuk penerimaan karyawan, produksi harian, kualitas produk, dan lain sebagainya.

Sebagai Fungsi Kontrol

Adapun fungsi kontrol di sini, maksudnya ialah berkaitan dengan pencapaian badan usaha dalam periode waktu tertentu. Perusahaan membandingkan antara perencanaan yang telah dibuat dengan kejadian actual. Jika hasilnya ternyata tidak sesuai perencanaan, sehingga analisis statistik bisa diaplikasikan untuk mencari sebab-sebab terjadinya ketidak sesuaian sekaligus bagaimana cara yang tepat untuk menanggulanginya.

Contohnya, jika jumlah penjualan di lapangan lebih kecil dibandingkan jumlah penjualan yang direncanakan, maka perusahaan bisa melakukan analisa data yang berhubungan, seperti  jumlah item barang yang akan diproduksi dan didistribusikan. Apabila ditemukan jumlah barang yang diproduksi ternyata lebih kecil dibandingkan rencana produksi, maka manajemen bisa mengumpulkan semua data produksi secara harian dengan lebih terperinci agar dilakukan analisa data. Melalui analisis statistik inilah, perusahaan bisa menemukan berbagai permasalahan yang menyebabkan terjadinya kekurangan produksi dan cara untuk mengatasinya agar tak terjadi di masa mendatang.

Ketiga peranan analisis statistik di atas sebenarnya saling berhubungan satu sama lain. Karena ketiganya memiliki peranan besar untuk menjalankan aktivitas usaha perusahaan. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa analisis statistik memiliki peranan sangat vital bagi perusahaan untuk menjalankan roda bisnisnya.