Home » Info Jasa Olah Data » macam macam uji statistik » Uji Reliabilitas SPSS

Uji Reliabilitas SPSS

Halo sobat statistik, kali ini jasa olah data USH Indonesia membahas uji reliabilitas di SPSS update 2020 (terbaru & lengkap). Setelah sebelumnya kita bahas reliabilitas dan validitas secara lengkap. Kali ini lebih singkat dan padat: terdapat 5 tahap untuk melakukan uji reliabilitas di SPSS. Cara menghitung koefisien cronbach’s alpha dalam uji reliabilitas menggunakan SPSS:

Tahap 1.

Pastikan SPSS yang sobat statistik miliki adalah SPSS asli berlisensi, bukan bajakan, bukan pula crack

Jika sobat statistik belum memiliki SPSS asli, hubungi jasa olah data USH Indonesia, cabang offline: jasa olah data JogjaBandung, dan Semarang. Atau, gunakan SPSS asli di universitas sobat

Tahap 2. Uji Reliabilitas di SPSS

Jika SPSS sobat statistik sudah asli, barulah memulai tahap 2. Stop di tahap 1 jika aplikasi sobat statistik masih bajakan

baca juga: hukum menggunakan software bajakan

Import data dari excel ke SPSS atau dari .sav ke SPSS, pastikan data sudah rapih

Tahap 3. Uji Reliabilitas di SPSS

Uji Reliabilitas kita kali ini untuk mencari koefisien Cronbach’s alpha:

Tahap pengolahan datanya adalah:

  • Klik Analyze
  • Pilih Scale
  • Pilih Reliability Analysis
uji-reliabilitas-spss-jasa-olah-data-ush-indonesia

Setelah mengklik reliability analysis akan muncul pop-up seperti di bawah:

uji-reliabilitas-spss-jasa-olah-data-ush-indonesia-2

Tahap 4. Uji Reliabilitas di SPSS

Pilihlah variabel yang ingin sobat ujikan. Pastikan sudah dipisah jika terdapat 2 grup yang berbeda. Contoh:

  • Kuesioner menilai Variabel X1 terdapat 9 Pertanyaan seperti di atas, maka screenshot di atas hanyalah untuk menilai reliabilitas / cronbach’s alpha X1 saja. Sedangkan untuk variabel X2, X3, Y, dst, perlu dilakukan uji yang terpisah
  • Satu variabel dapat terdiri dari 1 pertanyaan atau lebih, jika masih menilai variabel yang sama, pengujian reliabilitas dilakukan bersamaan. Namun, jika sudah berbeda variabel, maka pengolahan data reliabilitas harus dipisah
mencari-cronbach-alpha-konsultan-statistik-ush-indonesia

Jika sobat meng-klik “Statistics” maka akan muncul pop-up:

mencari-cronbach-alpha-konsultan-statistik-ush-indonesia-2

Setelah klik “continue” dan “ok”, maka akan keluar hasil uji reliabilitas / cronbach’s alphanya:

Tahap 5.

hasil-cronbach's-alpha-di-spss

Dari contoh, kita dapat melihat bahwa hasil uji reliabilitas SPSS Cronbach’s adalah 0,805, yang menunjukkan tingkat konsistensi internal yang tinggi. Kapan dinilai sebagai rendah? Tiap referensi berbeda-beda. Namun, yang paling rumah dikatakan reliabel jika cronbach’s alpha lebih dari 0.6 (cronbach’s alpha > 0.6)

Catatan: tahukah sobat bahwa aplikasi olah data R untuk statistika juga bisa melakukan uji reliabilitas? Bahkan dapat membetulkan “item-total statistics” yang negatif menjadi positif secara otomatis

Item Total Statistics

hasil item-total-statistics-di-spss

Gambar di atas adalah tabel item-total statistics sepaket dengan uji reliabilitas. Biasanya angka-angka tersebut juga terpakai untuk uji validitas. Ketika melihat tabel di atas, kita perlu melihat “Cronbach’s alpha if item deleted” lalu melihat “corrected item-total correlation”nya. Jika nilai “Cronbach’s Alpha if item deleted” lebih tinggi dari cronbach’s alpha yang kita punya, pikirkan untuk mendelete item pertanyaan tersebut. Apalagi jika nilai “corrected item-total correlation”nya juga rendah. Dikatakan rendah jika < 0.25 (Azwir, S., 2018)

Sekian terkait uji reliabilitas (dan validitas) di SPSS terbaru versi lengkap dengan screenshot. Jika sobat butuh lebih lengkap terkait reliabilitas dan validitas, silahkan klik di sini.

Jika sobat statistik masih bingung, atau ada nilai yang negatif, sobat bisa konsultasi dengan jasa olah data USH Indonesia