Home » Info Jasa Olah Data » Unsur-unsur penelitian ilmiah Yang Wajib DIpahami

Unsur-unsur penelitian ilmiah Yang Wajib DIpahami

  • by
unsur-unsur penelitian

Halo sobat statistik. Lagi ngerjain skripsi atau mau ngambil skripsi? Nah kali ini USH akan membahas tentang unsur-unsur penelitian ilmiah. Simak terus ya.

Untuk dapat melakukan penelitian dengan baik, peneliti perlu memiliki pengetahuan tentang berbagai unsur penelitian. Unsur-unsur yang menjadi dasar penelitian ilmiah ini adalah : konsep, preposisi, teori, variabel, hipotesa dan definisi operasional.

Penelitian ilmiah adalah suatu proses pembuktian hubungan secara sistematis. Karena itu hubungan antara unsur-unsur penelitian ilmiah ini juga dapat disajikan secara sistematis berikut ini.

hubungan antara unsur-unsur penelitian
hubungan antara unsur-unsur penelitian

Skema di atas memperlihatkan proses teoritis proses empiris suatu penelitian; perumusan konsep, susunan posisi dan teoritis dalam suatu penelitian ilmiah. Rumusan definisi operasional, pengumpulan data, perumusan dan pengujian hipotesis statistik merupakan proses empiris.

Perlu kiranya diingat bahwa proses penelitian adalah suatu proses yang bersambungan dan dimulai dengan adanya minat peneliti yang mendalam tentang hubungan yang hendak diteliti.

Dengan adanya minat dan ide, proses penelitian meningkat pada pengertian teoritis (yang memerlukan pengertian tentang konsep, preposisi yang teori), perumusan hipotesis ( mencakup pengertian tentang variabel hipotesis, definisi operasional dan hipotesis statistik), dan pengujian hipotesis.

Unsur-Unsur Penelitian ILMIAH

Di bawah ini usaha konsultan statistik akan menguraikan unsur-unsur penelitian ini satu-persatu dengan contoh-contoh pemakaiannya dalam pengertian sesungguhnya.

1. Konsep

Konsep penelitian adalah unsur penelitian yang terpenting dan merupakan definisi yang dipakai oleh peneliti untuk menggambarkan secara abstrak suatu fenomena sosial atau fenomena alam.

Misalnya untuk menggambarkan kapasitas reproduksi unggas yang dikenal dengan konsep fertilitas dan daya tetas. Contoh lain untuk menggambarkan pergerakan penduduk dikenal konsep migrasi dan mobilitas.

Beberapa konsep yang biasa dipakai dalam penelitian kependudukan dan penelitian sosial antara lain adalah nilai anak, prilaku kontrasepsi, angkatan kerja, pengangguran dan sebagainya.

2. Preposisi

Preposisi adalah pernyataan statement tentang sifat dari realita yang dapat diuji kebenarannya. Hipotesis adalah proposisi yang dirumuskan untuk pengujian empiris. Dalil atau laws adalah juga preposisi yang mempunyai jangkauan atau scope yang lebih luas dan telah mendapatkan banyak dukungan empiris.

3. Teori

Teori merupakan sarana pokok untuk menyatakan hubungan sistematis antara fenomena sosial maupun alam yang hendak diteliti. Teori adalah rangkaian logis dari satu preposisi atau lebih.

Merupakan informasi ilmiah yang diperoleh meningkatkan abstraksi pengertian-pengertian maupun hubungan-hubungan pada preposisi. Teori merupakan informasi ilmiah yang diperoleh dengan meningkatkan abstraksi pengertian-pengertian maupun hubungan pada preposisi. Teori yang lebih kompleks biasanya merupakan gabungan yang logis dari beberapa preposisi.

penyusunan teroi dalam penelitian ilmiah

4. Variabel

Unsur lain yang biasa dikenal sebagai unsur penelitian adalah variabel. Variabel yaitu konsep yang mempunyai variasi nilai.

Jadi, konsep badan bukan variabel kenapa dan tidak mengandung pengertian adanya nilai yang bervariasi. Berat badan atau tinggi badan adalah variabel karena memiliki nilai yang berbeda.

Seks adalah variabel karena dapat mempunyai nilai yaitu laki-laki atau perempuan. Umur, pendidikan, status perkawinan, jumlah anak, status kepemilikan rumah, peredaran uang, semuanya adalah variabel.

Konsep-konsep yang tidak mengandung pengertian nilai yang beragam biasanya dapat diubah menjadi variabel dengan memusatkan pada aspek tertentu dari konsep tersebut.

Contohnya adalah telur. Konsep telur dapat dijadikan variabel misalnya dengan cara menilai aspek berat telur, panjang dan lebar telur, warna telur dan sebagainya.

5. Hipotesis

Bagaimana yang sudah di bahas sebelumnya tujuan penelitian adalah menelaah hubungan sistematis antara variabel-variabel. Hubungan ini biasanya disajikan dalam bentuk hipotesis yang merupakan suatu unsur penelitian yang penting.

Hipotesis adalah kesimpulan sementara atau preposisi tentatif tentang hubungan antara dua variabel atau lebih hipotesis selalu disajikan dalam bentuk statemen yang menghubungkan secara eksplisit maupun implisit suatu variabel dengan satu atau lebih variabel lainnya.

Hipotesis yang baik harus memenuhi 2 kriteria. Pertama hipotesis harus menggambarkan hubungan antara variabel-variabel. Kedua hipotesis harus memberikan petunjuk bagaimana pengujian hubungan tersebut. Ini berarti bahwa variabel-variabel yang dicantumkan harus dapat diukur besar serta arah hubungan antara variabel variabel tersebut harus jelas.

Contoh hipotesis dalam penelitian peternakan : tingkat fertilitas telur ayam kampung dipengaruhi oleh kualitas pakan dan umur induknya.

Namun ada juga penelitian yang tidak menggunakan hipotesis, simak penjelasannya pada artikel 3 tipe penelitian.

6. Definisi operasional

Salah satu unsur penelitian yang sangat membantu komunikasi antara peneliti adalah definisi operasional. Definisi operasional adalah merupakan petunjuk tentang bagaimana suatu variabel diukur. Dengan membaca definisi operasional suatu penelitian, seorang peneliti akan mengetahui pengukuran suatu variabel, dapat mengetahui baik buruknya pengukuran tersebut.

Pada bagian definisi operasional, biasanya dijelaskan bagaimana metode penelitian dilakukan. seperti berapa jumlah sample, cara pengukuran variable, proses penelitian, rancangan percobaan, cara analisis data statistik, dan sebagainya.

Nah demikian artikel tentang unsur-unsur penelitian dari USH Jasa Olah Data Statistik, semoga artikel ini bermanfaat dan mencerahkan. sampai jumpa lagi di artikel berikutnya. stay tuned ya.

Sumber :

http://repository.uin-malang.ac.id/2410/2/2410.pdf