Home » Info Jasa Olah Data » Wilcoxon Signed Rank Test Menggunakan SPSS

Wilcoxon Signed Rank Test Menggunakan SPSS

WILCOXON SIGNED RANK TEST

Wilcoxon Signed Rank Test adalah salah satu uji statistic yang bisa di lakukan menggunakan aplikasi SPSS. Ingin tahu bagaimana cara mengaplikasikannya? Yuk, simak ulasan berikut!

Tahapan Uji

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan data yang akan anda uji. Berikut ini kami sajikan contoh data yang perlu anda siapkan untuk melakukan Wilcoxon Signed Rank Test:

Dengan data tersebut maka dapat kita mengetahui bahwa saat ini kita memiliki satu set data. Satu set data tersebut memiliki 15 subjek penelitian atau yang sering kita sebut sampel. Urutan sampel kita menggunakan huruf abjad mulai dari A hingga O. Setiap sampel tersebut harus memiliki data pretest dan posttest. Selanjutnya kita perlu menentukan tujuan penelitian. Tujuan penelitian kali ini ialah kita ingin mengetahui bagaimana perbedaan antara nilai pada data pretest dan posttest dan apakah keduanya dapat berkmakna secara statistic.

Dalam pengujian kita kali ini menggunakan uji parametris yaitu paired t test. Hal ini di karenakan dalam penelitian yang akan di lakukan ini harus menyesuaikan antara tujuan dengan hipotesis penelitian yang di buat. Pada persoalan ini bentuk hipotesis ialah adanya perbedaan 2 kelompok data yang saling berpasangan.  

Asumsi Sebelum Dilakukan Wilcoxon Signed Rank Test

Selanjutnya, sebagai pengolah data kita perlu memastikan apakah data yang kita miliki sudah memenuhi dari asumsi paired t test atau belum. Asumsi paired t test yaitu asumsi sebuah normalitas pada selisih pasangan (pair differences) sehingga di perlukan sebuah uji normalitas terlebih dahulu pada data yang berselisih tersebut. Adapun caranya ialah anda bisa membuka tombol “menu”, kemudian klik “Transform, Compute Variable”. Selanjutnya apabila jendela sudah keluar maka anda bisa menamai pada variable selisihnya dengan nama “Diff” (tanpa adanya tanda kutip) lalu di kotak Numeric expression anda bisa mengetikkan formula berikut: “Pretest-Posttest” (Jangan menggunakan tanda kutip ya). Formula yang anda masukkan tersebut memiliki arti bahwa nilai dari pretest akan di kurangi dengan nilai pada posttest. 

Wilcoxon Signed Rank Test dengan SPSS

Apabila sudah muncul seperti jendela di atas, maka selanjutnya anda bisa langsung menekan tombol OK yang ada di bawah. Kemudian, lihatlah dataview anda yang ada di dataset, maka akan muncul sebuah variable baru dengan nama “Diff”. Apabila sudah, kemudian anda bisa melakukan uji normalitas pada variable Diff dengan cara menggunakan uji Shapiro Wilk.

Wilcoxon Signed Rank Test Dataset Differences

Sudah melewati tahap di atas dengan benar? Bagaimana hasilnya? Selisih yang ada tidak akan terdistribusi secara normal bukan? Nah, untuk itulah diperlukan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk menjawab hipotesis di atas. 

Tutorial Wilcoxon Signed Rank Test Menggunakan SPSS

Klik tombol Analyze pada menu, Nonparametrics Test, 2 Related Samples. Kemudian apabila jendela sudah bisa terbuka maka anda bisa memasukkan pretest ke kotak di variable 1 kemudian posttest di kotak variable 2. Caranya adalah dengan mengarahkan seleksi ke pretest ataupun ke posttest lalu klik tanda panah ke bagian kanan lalu centanglah tulisan Wilcoxon dan tekan OK. 

Wilcoxon Signed Rank Test

Kemudian tekan tombol Options lalu centanglah pilihan Descriptive. 

Wilcoxon Signed Rank Test Descriptive

Wilcoxon Signed Rank Test Descriptive Output

Dari output tersebut maka di tunjukkanlah nilai mean, standart deviasi serta minimum dan maksimum dari masing-masing kelompok data. 

Wilcoxon Signed Rank Test Ranks

Dari perhitungan yang di lakukan dapat di ketahui nilai seperti mean rank san sum of ranks dari kelompok negative ranks, positive ranks serta ties. 

Wilcoxon Signed Rank Test Output

Jika sudah maka anda bisa mendapatkan outputnya seperti di atas. Nilai Z yang di dapat ialah sebesar -2,731 dengan p value (Asymp. Sig 2 taileda) sebesar 0,006 yang mana hal itu berarti kurang dari batas kritis sebuah penelitian yaitu 0,5. Sehingga bisa di katakan bahwa keputusan hipotesisnya ialah menerima H1 dimana hal ini berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok yaitu pretest dan posttest.